BUNGO, delikjambi.com — Penangkapan seorang pria yang disebut-sebut sebagai terduga bandar narkoba di Dusun Sungai Arang, Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, dikabarkan berujung kericuhan.
Pria yang disebut bernama Doni itu sempat diamankan oleh aparat kepolisian, namun kemudian dilepaskan setelah terjadi ketegangan antara petugas dan pihak keluarga.
Peristiwa tersebut menghebohkan masyarakat setempat. Penangkapan yang berlangsung di kediaman Doni pada Minggu (12/09/2026), sekitar pukul 16.25 WIB, disebut memicu perdebatan sengit hingga nyaris terjadi bentrokan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini dari warga setempat, sejumlah anggota kepolisian mendatangi rumah Doni yang berada di sekitar depan SD Sungai Arang. Dalam proses penangkapan, pihak keluarga disebut mempersoalkan tindakan petugas terhadap Doni.
“Benar bang, tadi heboh ado penangkapan katonyo bandar narkoba. Doni namonyo bang, yang di depan SD Sungai Arang rumahnyo,” ujar Yuli.
Menurut Yuli, situasi memanas setelah pihak keluarga melihat kepala Doni mengalami luka hingga mengeluarkan darah. Keluarga kemudian mempertanyakan tindakan petugas yang diduga menyebabkan luka tersebut.
“Keluarganyo tu marah anaknyo tu sudah berdarah-darah. Katonyo diantukkan ke dinding. Tu bedarah kepalaknya. Tu emosi keluarganyo. Begelut lah polisi dengan keluargonyo di sano, terus lepas,” ungkapnya.
Yuli mengungkapkan, aparat sempat menyebut adanya barang bukti dalam penangkapan tersebut. Namun, pihak keluarga membantah dan menduga barang bukti itu bukan milik Doni.
“Ditarik-tarik Doni tu tadi, makonyo lepas. Kato polisi BB nyo ado, tapi kato keluargonyo BB tu polisi be yang narok. Tapi dak tau jugo lah orang tu,” sebut Yuli.
Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Bungo, AKP Panji Lazuardi, saat dikonfirmasi media ini menyatakan bahwa penangkapan tersebut bukan dilakukan oleh personel Satres Narkoba Polres Bungo.
“Bukan anggota kita, info dari Polda,” ujar AKP Panji Lazuardi.
*Dhe






