Festival Arakan Sahur 2025 Resmi Dibuka, Tradisi Budaya yang Kian Mendunia

Tanjabbar, delikjambi.com — Festival Arakan Sahur 2025 resmi dibuka oleh Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, pada Sabtu (1/3). Kegiatan tahunan ini semakin berkembang dan telah menjadi bagian dari kalender nasional, menjadikannya daya tarik utama dalam sektor wisata religi serta ekonomi kreatif di daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat mengapresiasi partisipasi masyarakat yang semakin besar, khususnya generasi muda, dalam festival ini. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar tradisi menyambut Ramadan, tetapi juga menjadi sarana untuk menampilkan kreativitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Atas nama pribadi, Bupati, dan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saya mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam memeriahkan Festival Arakan Sahur. Kegiatan ini membuka peluang besar bagi UMKM, pedagang kaki lima, hingga pelaku usaha transportasi air seperti penambang pompong,” ujar Anwar Sadat.

Lebih lanjut, Bupati berharap bahwa Ramadan tahun ini tidak hanya membawa berkah secara spiritual, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi dan budaya di Tanjung Jabung Barat.

Asisten Pemerintahan Provinsi Jambi, Arif Munandar, S.E., yang mewakili Gubernur Jambi, turut hadir dalam pembukaan acara. Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya festival ini dalam menarik investasi dan membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat.

“Multiplier effect dari festival ini sangat besar, karena mendorong sektor perdagangan, jasa, dan industri kreatif. Hal ini berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan,” jelasnya.

Menurutnya, festival ini bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga sebuah strategi untuk menjadikan Tanjab Barat sebagai destinasi unggulan wisata religi.

Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Tanjab Barat menjelaskan bahwa Festival Arakan Sahur tahun ini akan digelar sebanyak empat kali, setiap Sabtu malam selama bulan Maret 2025.

Sebanyak 12 kelompok peserta dari berbagai wilayah akan ikut serta dalam festival ini. Mereka akan menampilkan kreativitas terbaik dalam arakan sahur yang dimulai dari Rumah Dinas Bupati dan melewati rute yang telah ditentukan.

Setiap peserta akan membawa arakan dengan berbagai hiasan unik yang mencerminkan nilai-nilai budaya dan tradisi Islam. Tidak hanya itu, festival ini juga dimeriahkan dengan berbagai atraksi seni, seperti musik gambus dan hadrah. (Rza)