Sinergi untuk Masa Depan: Lapas Muara Bungo Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Lewat Sosialisasi dan Penandatanganan MoU

Muara Bungo – Semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap perlindungan tenaga kerja terasa hangat di Lapas Kelas IIB Muara Bungo. Melalui kegiatan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan sekaligus penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Lapas Muara Bungo resmi menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung program pembinaan dan perlindungan sosial ketenagakerjaan. Rabu (20/5)

Kegiatan yang berlangsung penuh antusias ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antarinstansi, khususnya dalam memberikan pemahaman mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pegawai maupun warga binaan yang mengikuti program pembinaan kerja di dalam lapas.

Kepala Lapas Kelas IIB Muara Bungo, Muhamad Kameily, menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, program ini menjadi bentuk perhatian terhadap perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja.

“Kerja sama ini menjadi langkah positif bagi kami dalam meningkatkan pemahaman tentang pentingnya perlindungan ketenagakerjaan. Tidak hanya bagi petugas, tetapi juga sebagai edukasi bagi warga binaan agar memahami pentingnya jaminan sosial ketika nantinya kembali ke masyarakat dan dunia kerja,” ujar Kalapas.

Ia juga berharap sinergi ini dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang.

“Dengan adanya MoU ini, kami berharap hubungan antara Lapas Muara Bungo dan BPJS Ketenagakerjaan semakin kuat serta mampu menghadirkan program-program yang bermanfaat dan berdampak positif,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Bungo, Ahmad Bisyri, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya perlindungan kerja melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami sangat mengapresiasi sambutan dari pihak Lapas Muara Bungo. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman bahwa perlindungan ketenagakerjaan sangat penting sebagai bentuk jaminan dan rasa aman dalam bekerja,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi lainnya ke depan.

“Semoga sinergi ini terus berjalan baik dan dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi petugas maupun warga binaan yang sedang menjalani program pembinaan keterampilan,” ungkap Ahmad Bisyri.

Di sisi lain, Kasi Binadik Lapas Kelas IIB Muara Bungo, Tiopan P. Situmorang, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian penting dalam mendukung pembinaan kemandirian warga binaan. Sebanyak 20 orang Warga binaan sudah didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan yang hadir dalam kegiatan tersebut demi menunjang perlindungan kesehatan dalam menjalankan bimbingan kemandirian di Lapas

“Selain memberikan keterampilan kerja, kami juga ingin warga binaan memiliki wawasan tentang dunia kerja dan perlindungan tenaga kerja. Ini menjadi bekal positif bagi mereka ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat,” katanya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban, dimulai dari pemaparan materi sosialisasi, sesi diskusi interaktif, hingga penandatanganan MoU sebagai simbol komitmen bersama dalam membangun kerja sama yang produktif dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi ini, Lapas Kelas IIB Muara Bungo kembali menunjukkan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan yang adaptif, edukatif, dan bermanfaat. Karena di balik tembok pembinaan, harapan untuk masa depan yang lebih baik terus dibangun bersama.