Reses ke SMAN 8, Faisal Riza Berjanji Akan Menyelesaikan Bangunan yang Terbengkalai
Kuala Tungkal, delik jambi.com – Wakil Ketua tiga DPRD Provinsi Jambi, Dr. Faisal Riza, St, MM gelar kegiatan reses pertamanya di Kuala Tungkal, Jumat (7/2/2025). Giat reses kali ini Faisal Riza mendatangi SMA N 8 Kuala Tungkal demi mendengarkan apa saja yang menjadi keluhan dan aspirasi yang disampaikan oleh kepala sekolah SMAN 8, Ari Gusman S.Pd, M. Pd.
Reses kali ini didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, diwakili oleh Kabid Pembina SMA, Sumantri SE.Juga dihadiri sejumlah orang tua murid, tokoh masyarakat, ketua RT, komite sekolah, perwakilan alumni, siswa, sejumlah guru berserta staf TU dan pengawas SMA, Huta Balian.
Dalam kesempatan reses ini, Faisal Riza, yang akrab disapa Icol. Menjelaskan fungsi kerjanya sebagai wakil ketua DPRD Provinsi Jambi, saat melakukan reses. Tidak hanya menerima aspirasi masyarakat dalam hal pembangunan sekolah saja. Namun karena kunjungannya langsung ke SMAN 8 Kuala Tungkal. Faisal Riza melihat dan mendengarkan langsung apa yang menjadi keluhan dari pihak sekolah.Mengingat saat ini ada bangunan yang terbengkalai alias tak kelar dalam proses pembangunannya dan sejumlah fasilitas lainnya yang dibutuhkan.
“Karena SMAN 8 ini sudah akreditas A, Insya Allah untuk permasalahan bangunannya akan kita usahakan, kita prioritaskan. Serta sejumlah fasilitas lainnya akan kita upayakan dan tingkatkan,”jelas Icol sapaan akrabnya saat melakukan diskusi dalam giat resesnya.
Sejumlah aspirasi lainnya juga didengarkan Icol. Antaranya kelurahan dari para wali murid terkait pagar sekolah. Lapangan sekolah dan bantuan makan bergizi gratis untuk bisa dilaksanakan di SMAN 8 sebagai salah satu sekolah yang akan ditunjuk.
Namun untuk kegiatan makan bergizi gratis ini, Icol menjelaskan ke perwakilan diknas provinsi yang kebetulan selalu diajak saat Icol melaksanakan reses. Sehingga bisa mendapatkan penjelasan dan jawaban yang tepat.
“Karena ini tahapan uji coba. Namun kami akan berikan dana pendampingan yang akan dianggarkan sebesar 88 milyar. Namun sejauh ini terkait percontohan, DPRD belum diajak, dan ini akan dilaksanakan langsung oleh pihak Badan Gizi Nasional (BGN).bebernya
Secara gamblang Icol juga menjelaskan, kalau awalnya dirinya ingin melaksanakan reses ini di lapangan sekolah saja. Agar bisa melihat langsung seberapa besar luasan sekolah ini. Serta titik di mana saja yang mengalami banjir saat hujan. Namun untuk bea siswa, tingkat SMA sejauh ini belum. Melainkan hanya untuk program sarjana dan pasca sarjana.
“Untuk fisik yang dibutuhkan saya harapkan pihak sekolah bisa membuatkan proposalnya. Yang jelas untuk bangunan lantai tiga yang belum kelar, sesuai janji saya, akan saya upayakan. Tapi bea siswa, kita akan usahakan untuk bantuan bagi mereka yang tidak mampu. Serta kita akan berikan bantuan kegiatan pelatihan batik, bengkel ataupun pelatihan untuk kewira usahaan. Demi anak anak mendapatkan kepelatihan, karena ini sangat jarang sekali diusulkan ke kita. Karena bantu yang kita berikan ini ada dua jenis dan macamnya. Bisa bantuan berupa alat dan uang, yang memiliki dampak ekonomi,”pungkasnya.(Reza).







