Hadiri Musrenbang Rimbo Tengah, Wakil Ketua DPRD Bungo Darwandi: Pembangunan Tidak Bisa Sendiri, Harus Kolaboratif

ADVETORIAL, BUNGO48 Dilihat

Muara Bungo – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bungo, Darwandi, S.H., menghadiri dan mengikuti kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Rimbo Tengah, Kamis (12/02/2026).

Kehadiran unsur pimpinan legislatif tersebut menjadi bentuk komitmen DPRD dalam mengawal aspirasi masyarakat agar terakomodir dalam perencanaan pembangunan daerah.

Musrenbang yang digelar di aula kantor camat tersebut dihadiri unsur pemerintah kecamatan, lurah, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perwakilan perempuan, serta sejumlah OPD terkait. Forum ini menjadi wadah penting dalam merumuskan usulan prioritas pembangunan untuk tahun anggaran mendatang.

Dalam sambutannya, Darwandi menegaskan bahwa pembangunan desa, kelurahan, hingga kabupaten tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri. Menurutnya, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh elemen agar program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Membangun desa, kelurahan, dan kabupaten tidak bisa sendiri. Musrenbang adalah wadah menyatukan ide, gagasan, dan prioritas kita bersama. Karena itu, saya selalu tegaskan dalam setiap Musrenbang, semua pemangku kepentingan harus hadir,” ujar Darwandi.

Ia menekankan pentingnya kehadiran seluruh stakeholder, mulai dari pemerintah daerah, legislatif, tokoh masyarakat, hingga unsur swasta. Kehadiran yang lengkap dinilai akan menghasilkan perencanaan yang lebih matang, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

Menurut Darwandi, Musrenbang bukan sekadar agenda formal tahunan, tetapi forum strategis yang menentukan arah pembangunan daerah. Oleh karena itu, setiap usulan yang disampaikan harus berbasis pada skala prioritas dan kepentingan masyarakat banyak.

“Jangan sampai Musrenbang hanya menjadi kegiatan seremonial. Aspirasi yang disampaikan harus benar-benar dikawal dan diperjuangkan agar masuk dalam program prioritas pemerintah daerah,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, berbagai usulan disampaikan, mulai dari peningkatan infrastruktur jalan lingkungan, drainase, fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Darwandi menyatakan DPRD siap mengawal usulan-usulan tersebut dalam pembahasan anggaran bersama pemerintah daerah.

Ia juga mengingatkan agar perencanaan pembangunan memperhatikan asas pemerataan dan keadilan. Setiap kelurahan dan desa di Kecamatan Rimbo Tengah harus mendapatkan perhatian sesuai dengan kebutuhan dan tingkat urgensinya.

Lebih lanjut, Darwandi mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk mengedepankan semangat kebersamaan dan menghindari kepentingan kelompok tertentu dalam menyusun prioritas pembangunan.

“Tujuan kita satu, yakni kesejahteraan masyarakat. Maka mari kita duduk bersama, menyamakan persepsi, dan menyusun skala prioritas yang benar-benar berdampak luas,” pungkasnya.