Demi Menenyerap dan Mendengarkan Keluhan Soal Infrastruktur, Albert Chaniago Turun Langsung ke Desa Tanjung Pasir Saat Reses

Demi Menenyerap dan Mendengarkan Keluhan Soal Infrastruktur, Albert Chaniago Turun Langsung ke Desa Tanjung Pasir Saat Rese

KualaTungkal, delik jambi .com – Usai tatap muka dengan warga Suak Labu saat reses. Albert kembali turun ke Desa Tanjung Pasir, Kamis (5/2/26). Hal ini dilakukan Albert, mengingat dirinya merasa prihatin dengan banyaknya keluhan warga soal infrastruktur.

Reses yang digelar di Aula Kantor Desa Tanjung Pasir disambut antusias oleh warga. Kehadiran Albert dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, setidaknya bisa memberikan solusi dan menjadi aspirasi yang segera untuk ditindak lanjuti.

Tidak hanya Kepala Desa Tanjung Pasir, Hardiansyah, beserta jajaran perangkat desa, Ketua dan Anggota BPD, para Kepala Dusun saja yang hadir. Sejumlah Ketua RT, ibu-ibu PKK, tokoh masyarakat, serta warga desa juga antusias hadir demi menyampaikan keluhan mereka. Terlebih hal ini bisa disampaikan langsung saat warga bisa bertatap muka langsung dengan perwakilan mereka di Legislatif.

Didampingi Hamsah dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Effendi dari Sekretariat DPRD, serta rombongan, Albert Chaniago memilih lebih banyak mendengarkan aspirasi warga. Satu per satu Ketua RT menyampaikan berbagai persoalan infrastruktur yang menjadi kebutuhan mendesak di lingkungan mereka.

Aspirasi yang mengemuka antara lain pembangunan jalan rabat beton, normalisasi parit untuk mengatasi genangan air, lampu penerangan jalan umum (LPJU), hingga sejumlah infrastruktur dasar lainnya yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat.

Albert tampak mencermati setiap masukan dengan seksama. Ia sesekali memberikan tanggapan dan meminta penjelasan lebih rinci agar setiap usulan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan dan dapat diperjuangkan secara tepat sasaran.

“Semua usulan ini tidak akan berhenti di sini. Inilah tujuan reses, yakni mendengar langsung suara masyarakat dan memastikan aspirasi tersebut dibawa ke DPRD untuk dibahas serta diselaraskan dengan program pemerintah daerah,” tegas Albert di hadapan warga.

Reses hari kedua di Desa Tanjung Pasir pun ditutup dengan suasana akrab dan penuh harapan. Kegiatan ini kembali menegaskan pentingnya dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat sebagai fondasi utama dalam mendorong pembangunan yang benar-benar menjawab kebutuhan riil warga di lapangan. (*)