BUNGODAERAHINFORMASI

Tak Terima Usahanya diusik, Jimmy Samsudin Warning Anggota DPRD Bungo

BUNGO, delikjambi.com – Pasca Inspeksi Mendadak (Sidak) yang di lakukan 32 anggota DPRD Kabupaten Bungo di Stockfile PT. KBPC Bungo, tampaknya mendapat bantahan keras pihak perusahaan.

Hak ini disampaikan oleh owner KBPC melalui Jimmy Samsudin. Ia mengaku berang atas apa yang dilakukan oleh 32 anggota DPRD Bungo yang telah mengusik usaha miliknya.

“Saya ingatkan kepada anggota DPRD Bungo agar tidak usah ikut campur soal pindah atau tidaknya Stockfile saya ini, lagian juga saya bersama Pemda Bungo sudah berkomitmen dan Stockfile ini akan pindah di Dusun Sijau nantinya,” ungkap Jimmya Samsudin.

Disampaikan Jimmy, pihaknya hingga saat ini masih memproses perpindahan stockfile miliknya. “Saya sudah meminta kepada Pemda kasih waktu saya untuk mengurus kepindahan Stockfile ini, lagian juga tempat Stockfile saya yang baru belum siap semua,” ujarnya.

Lebih lanjuut Jimmy mengatakan, PT. KBPC merupakan salah satu perusahaan yang ikut berperas aktif dalam pembangunan Kabupaten Bungo, hal tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan dan peduli atas kemajuan Kabupaten Bungo.

“Saya mau tanya kepada anggota DPRD Bungo, selain PT KBPC Group siapa yang sudah ikut berperan dalam membangun Kabupaten Bungo ini,” tanya Jimmy Syamsudin.

“Sekali lagi saya Warning, jika ada anggota DPRD Bungo mengusik usaha saya, saya jamin tidak akan ikut Handil lagi dalam pembangunan Kabupaten Bungo ini. Lagian juga saya bangun Bungo ini Bukan pakai uang negara, melainkan saya bangun Bungo ini pakai uang saya pribadi,” pungkas Jimmy Syamsudin.

 

 

Reporter: Rafi Safrinanda

Facebook Comments
Show More

Related Articles