ADVETORIALBUNGODAERAHEDUKASIINFORMASINASIONALOLAHRAGA

Peringati HUT RI ke-74, PLN UP3 Muara Bungo Ikuti Pawai Pembangunan Pemkab Bungo

*Tampilkan Stand "Gebyar Kemerdekaan", Gerak Jalan dan Carnaval Kendaraan Listrik

BUNGO, DELIKJAMBI – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-74, PT PLN (Persero) UIW S2JB UP3 Muara Bungo mengikuti pegelaran pawai pembangunan dan carnaval kendaraan hias yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Bungo, Minggu, 18 Agustus 2019.

Dalam pegelaran tersebut, PLN UP3 Muara Bungo mengikutsertakan para pegawainya dalam pawai gerak jalan menggunakan pakaian safety PDKB dan carnaval kendaraan listrik. Serta stand pameran gebyar kemerdekaan yang memerkan kompor listrik dan motor listrik.

2 Motor Listrik Berwarna Merah dan Putih Ikut Meriahkan Pawai Pembangunan di Kabupaten Bungo

Manager PLN UP3 Muara Bungo Ridwan Adam mengatakan, dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan RI ke-74, PLN UP3 Muara Bungo mengikutsertakan pejabat dan para pegawainya dalam pegelaran pawai pembangunan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Bungo.

“PLN UP3 Muara Bungo selain fokus dalam tujuan menerangi tanah air, juga ikut turun langsung dalam pegelaran pawai pembangunan dalam rangka memperungati HUT RI ke-74, hal ini dilakukan sebagai bentuk rasa cinta tanah air, serta menghargai dan menghormati jasa para pejuang kemerdekaan terdahulu,” ungkap Manager PLN UP3 Muara Bungo, Ridwan Adam, Minggu (18/8/2019).

Stand “Gebyar Kemerdekaan” PLN UP3 Muara Bungo

Selanjutnya,dijelaskan Ridwan Adam melalui Manager Bagian Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan Ery Adhityo W bahwa, dalam kegiatan tersebut PLN juga melakukan pengenalan Electrifying Lifestyle yaitu gaya hidup baru menggunakan peralatan serba elektrik, yang lebih aman dan ramah lingkungan.

“Pada hari ini juga, kami berikan kesempatan kepada masyarakat untuk test drive motor listrik. Dan kami selenggarakan pula lomba memasak menggunakan kompor induksi,” ujar Ery Adhityo W.

Pegawai PLN UP3 Muara Bungo Ikuti Gerak Jalan berpakaian Safety PDKB

Selain itu, dalam kegiatan itu pula PLN juga mendemonstrasikan bahaya keberadaan tumbuhan yang ditanam di sekitar jaringan listrik, yaitu menyebabkan gangguan supply tenaga listrik dan dapat mengancam keselamatan.

“Untuk itu PLN menghimbau agar masyarakat merelakan tanamannya yang di sekitar jaringan untuk ditebang oleh petugas PLN. PLN mensosialisasikan larangan mencuri listrik. Bahkan sepengetahuan kami MUI sudah menerbitkan fatwa haram atas pencurian listrik,” pungkasnya.

 

Reporter: Adhe

Facebook Comments
Tags
Show More

Related Articles