Kementan Usulkan Gubernur Al Haris Terima Penghargaan Satya Lencana Wirakarya dari Presiden

ADVETORIAL, JAMBI3045 Dilihat

Jambi, delikjambi.com – Gubernur Jambi, Al Haris diusulkan menerima tanda penghormatan Satya Lencana Wirakarya pembangunan bidang pertanian dari Presiden RI oleh Kementerian Pertanian (Kementan).

“Gubernur Jambi diusulkan Kementan (Kementerian Pertanian) untuk tanda penghormatan yang diberikan presiden. Ada 16 gubernur yang diusulkan,” kata Kepala Biro Sekteriat Militer Presiden bidang tanda jasa dan kehormatan, Brigjen TNI Ludi Prastyono.

Terkait usulkan Kementan tersebut, tim penilai yang dikomandoi Brigjen TNI Ludi Prastyono melakukan cek langsung ke lapangan dengan meninjau sejumlah titik kelompok tani binaan Pemerintah Provinsi Jambi.

Tim penilai mengunjungi kelompok Tani Rambutan, Desa Panca Mulia, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi dan Koperasi Mutiara Bumi, Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari.

Gubernur Jambi Al Haris, mendampingi langsung tim penilai melakukan pengecekan lapangan meminta para petani menyampaikan apa adanya kepada tim dari pusat.

“Pertama mohon maaf sekali ini Bapak ibu, kami datang mendadak, mengganggu Bapak ibu sekalian yang semestinya sedang bekerja, ada yang sedang nodos, mohon izin saya dengan Pak Karo, beliau ini datang sebagai tamu kita untuk menilai daripada kondisi Jambi Bidang perkebunan tentunya. Bapak ibu disini saya hanya sebagai pendamping, nanti dalam diskusi tolong sampaikan apa adanya kepada tim penilai dan jangan dibuat-buat,” kata Al Haris, Selasa (14/3/2023).

Sementara itu Brigjen TNI Ludi Prastyono, menanyakan banyak hal terhadap para petani, mulai dari bantuan hingga sejauh mana peranan pemerintah dalam membimbing para petani.

“Jadi kami disini dari Sekretariat Militer Presiden melakukan penilaian Terhadap Gubernur Bapak Ibu. Bapak ibu beruntung punya Pemimpin yang peduli terhadap rakyatnya. Penghargaan yang kami nilai ini, hanya 17 Gubernur dari 38 Provinsi di Indonesia yang di usulan oleh Kementerian Pertanian,” jelas Brigjen Ludi.