oleh

Dana GDM Di Pelepat Ilir Sangat Dirasakan Manfaatnya Bagi Masyarakat, Berikut Pembangunannnya

BUNGO, delikjambi.com — Dana Gerakan Dusun Membangun (GDM) pada anggaran 2017 di Dusun Koto Jayo, Kecamatan Pelepat Ilir, digunakan untuk membangun kantor rio. Anggaran dana GDM pada 2017 benar-benar dimanfaatkan oleh pemerintah dusun untuk kepentingan masyarakat.

Selain itu, pembangunan menggunakan dana GDM pada anggaran 2017 di Kecamatan Pelepat Ilir sedikitnya ada 23 titik pembangunan. Selain pembangunan fisik, beberapa pemerintah dusun di Kecamatan Pelepat Ilir juga memanfaatkan dana GDM untuk pengembangan SDM dan juga BUMDUS.

Setidaknya ada lima dusun yang menggunakan dana GDM untuk BUMDUS. Lima dusun diantaranya, Sumber Harapan dan Padang PAlangeh. Sementara untuk dusun Kuamang Jaya digunakan untuk pelatihan BUMDUS. Dusun Daya Murni dan Sumber Mulya menggunakan dana GDM untuk pembinaan dan pelatihan PKK.

Namun begitu, bukan berarti dusun-dusun tersebut tak melakukan pembangunan fisik. 17 Dusun di Kecamatan Pelepat Ilir semuanya memanfaatkan dana GDM untuk pembangunan fisik. Seperti di Dusun Kuning Gading, membangun gedung posyandu menggunakan dana GDM.

Di Dusun Tirta Mulya juga membangun gedung posyandu dan gedung PKK. Sementara di Dusun Karya Harapan Mukti, selain membangun gedung posyandu juga membangun paving blok kantor rio. Untuk Dusun Danau, pemerintah dusun melakukan rehap madrasah.

Dusun Kuamang Jaya membangun saluran parit cor sepanjang 132 meter. Di Dusun Purwasari, dana GDM digunakan untuk membangun jalan lingkungan. Dusun Daya Murni membangun gapura untuk mempercantik dusun menggunakan GDM.

Pembangunan jalan lingkungan dan rehap kantor rio menjadi pilihan dusun Lembah Kuamang dalam pengelolaan dana GDM tahun 2017. Untuk Dusun Lubuk, dana GDM digunakan untuk pembangunan parit beton.

Dusun Sumber Harapan membuka jalan baru menggunakan dana GDM. Dusun Padang PAlangeh selain menggangarkan untuk BUMDUS juga membangun perpustakan menguunakan dana GDM. duaun Bangun HArjo melakukan rahab gedung balai desa.

Dusun Maju Jaya lebih memilih membangun gedung polindes untuk kepentingan masyarakat setempat. Untuk Dusun Muara Kuamang, membangun kantor desa seluas 12 x 9 meter. Dusun Lingga Kuamang selain membangun posyandu juga membangun toilet pasar. Sementara Dusun Sumber Mulya membangun rabat beton dan juga gorong-gorong parit jalan.

Reporter: Adhe

News Feed