BUNGOHUKUM DAN KRIMINALINFORMASINASIONALPEMERINTAHANPERISTIWA

Akui Sudah Ada Kesepakatan Diketahui Camat, 4 Desa di Bungo Pungut Biaya SLO Rp. 250.000/Pelanggan

BUNGO, delikjambi.com – Masyarakat 4 Desa di Kuamang Kuning, Kecamatan Pelepat Kabupatrn Bungo, dihebohkan dengan pemungutan biaya Standar Layak Operasi (SLO) 1.300 VA sebesar Rp. 250.000 per-pelanggan yang dilakukan oleh Desa melalui Kepala Kampung di masing – masing Desa.

Berdasarkan informasi yang di peroleh dilapangan, pemungutan biaya SLO ini dibuktikan dengan diberikannya kwitansi berstempelkan Kepala Kampung yang diterima masyarakat atau pelanggan yang telah membayarnya.

“Benar Pak, kami ada di mintai biaya sebesar 250 ribu untuk SLO yang di pungut oleh Desa melalui Kepala Kampung,” ujar sumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Dikatakan sumber terpercaya delikjambi.com ini, setiap warga yang telah melakukan pembayaran tersebut, langsung diberikan setiker SLO dan ditempelkan di depan rumah. Sementara itu, pelanggan yang belum membayar dipasar stiker Tidak Layak Operasi (TLO).

“Saya sudah dapat sertifikar SLO karna sudah membayar biaya SLO, selain itu saya juga dikasih stiket SLO dan ditempelkan di kaca jendela depan rumah saya,”ungkapnya.

Edoh Selaku Rio (Kepala Desa) Desa Cilodang, Kecamatan Pelepat saat dikonfirmasi membenarkan, adanya tarif SLO sebesar Rp. 250.000. Dikatakannya, tarif SLO tersebut telah di sepakati oleh 4 Desa diantaranya Desa Cilodang, Mulya Jaya, Mulya Bakti, dan Desa Gapura Suci.

“Kesepakatakan ini juga di ketahui oleh Pak Camat Pelepat Khaidir Yusuf, dan dirinya juga menandatangani kesepakatan tersebut,” ucap Edoh.

Terpisah, Khaidir Yusuf, Camat Pelepat saat ditemui oleh awak media beberapa hari yang lalu membantah jika dirinya menyetujui adanya kesepakatan tarif SLO oleh 4 Desa di Kuamang Kuning Kecamatan Pelepat. “Jangan macam – macam jual-jual nama kecamatan terutama saya sebagai camat Pelepat untuk dijual, saya tidak tahu sedikitpun masalah pertemuan 4 desa itu dengan pihak Slo,” bantah Khaidir.

Sementara itu, Kabag SDA Setda Bungo H.Bahman mengatakan bahwa Pihak pemkab Bungo tidak mengetahui biaya SLO yang telah disepakati tersebut. “Saya belum mengetahui terkait biaya SLO yang katanya telah disepakati oleh 4 Desa di Kuamang Kuning Kecamatan Pelepat tersebut. Nanti saya akan cari tau terkait infomasi ini,” pungkasnya.

(Rizki)

Facebook Comments
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles